Pembakar Masjid Tolikara Hanya Diberi Hukuman 2 Bulan Saja, Sedangkan Pembakar Gereja Dihukum Hingga 5 Tahun
Selasa, 23 Februari 2016 (10:57 am) / Hukum & Kriminal
acehonline.info

Eko Setiawan sebagai Pengamat Sosial menyayangkan Keputusan Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Jayapura yang hanya menjatuhkan vonis hukuman 2 bulan penjara bagi pelaku pembakaran Masjid Baitul Muttaqin Tolikara yang terjadi pada 17 Juli 2015 lalu.

Dilansir oleh islamedia “Hukuman penjara 2 bulan itu sangat ringan bagi pelaku pembakar rumah Ibadah seperti masjid, terlebih dilakukan saat ada Sholat Idul Fitri” ujar Eko, ahad (21/2/2016).

Menurut pendapatnya seharusnya pengadilan Indonesia meniru pengadilan Malaysia dalam menghukum pembakar rumah Ibadah. Pada tahun 2010 dua orang pembakar gereja di Malaysia dijatuhi vonis hukuman selama 5 tahun penjara.

Pengamat Sosial itu menegaskan bahwa pembakaran rumah Ibadah dari agama apapun tidak dapat ditolerir, hal ini mengingat itu merupakan pelanggaran HAM berat, dalam konstitusi negara Indonesia sudah jelas bahwa menjalankan Ibadah merupakan hak asasi setiap warga negara.

Redaktur: A. Kamdina

Sebarkan Pada Sesama

Copyright © 2011 – 2017 Designed & Developed by Ibrahim Vatih