KPAI: Hentikan Tayangan yang Menampilkan Tokoh “Banci” dalam Acara di Televisi
Selasa, 23 Februari 2016 (10:07 am) / Nasional
romokoko.com

Asrorun Niam Sholeh yang menjabat sebagai Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengatakan bahwa perlu adanya langkah-langkah hukum untuk memastikan perlindungan pada setiap anak dengan segera memulihkan korban dan menghukum pelaku agar ada efek jera.

Hal ini disebabkan karena adanya kasus dugaan pencabulan yang dilakukan penyanyi dangdut Saipul Jamil terhadap remaja lelaki berusia 17 tahun, DS. Sekarang Saipul Jamil telah menjadi tersangka dan langsung dilakukan penahanan usai pemeriksaan selama 1×24 jam.

Pada saat yang bersamaa tersangka diharuskan adanya rehabilitasi agar korban yang masih di bawah umur tidak terus memiliki kecenderungan orientasi seks menyimpang.

Ketua KPAI secara khusus berkoordinasi dengan pihak Kepolisian untuk melakukan penanganan kasus ini, dengan merujuk pada UU Nomor 34/2014 juncto UU Nomor 23/2002 tentang Perlindungan Anak.

Di lain hal, perlu adanya langkah-langkah preventif dengan mencegah seluruh tayangan yang memvisualisasi kebanci-bancian walaupun untuk bahan candaan dan lawakan agar tidak melahirkan permisivitas terhadap aktivitas sosial yang menyimpang di kalangan anak.

“Media elektronik agar tidak menayangkan acara-acara yang mengeksploitasi aktivitas seks menyimpang sehingga dapat ditiru anak-anak. Perlu juga dilakukan edukasi kepada anak-anak ihwal seksualitas sesuai dengan norma kesusilaan dan norma agama,” kata Asrorun.

Redaktur: A. Kamdina

Sebarkan Pada Sesama

Copyright © 2011 – 2017 Designed & Developed by Ibrahim Vatih