Alhamdulillah, Akhirnya Masjid di Kutub Utara Telah Selesai Dibangun
Senin, 15 Februari 2016 (2:42 pm) / Bumi Islam
republika.co.id

Masjid yang terletak di daerah paling utara Kanada itu telah selesai dibangun dan sudah bisa digunakan oleh umat muslim. Iqaluit yang biasa dikenal dengan matahari tak pernah tenggelam karena siang harinya membutuhkan waktu hingga 22 jam.

Dikutip dari cbc.ca secara resmi masjid Iqaluit telah dibuka sebagai tempat ibadah, Jumat (12/2). Tidak hanya untuk shalat, masjid ini juga dapat digunakan sebagai pusat komunitas muslim yang bisa menampung hingga 100 orang.

Pada masjid Iqaluit ini, Mereka dapat mengkaji ilmu Islam dan berdiskusi. “Dengan membangun masjid ini, kita sekarang menjadi bagian dari Iqaluit, Jika anda dapat membangun sebuah masjid di Iqaluit, maka anda dapat membangun di tempat lain di planet ini” ujar Hussain Guisti, Manajer Umum Zubaidah Tallab Foundation.

Yayasan Zubaidah Tallab bersama Asosiasi Islam Nunavut berhasil mengumpulkan dana hingga 800 ribu dolar AS yang digunakan untuk membangun masjid tersebut. Selain Masjid Iqaluit, mereka juga telah membangun masjid di Inuvik di Northwest Terrritories of Canada dan Thompson di Manitoba.

Guisti menilai para pekerja yang ikut berkontribusi dalam melakukan pembangunan masjid memiliki kemampuan luar biasa. Tidak tanggung-tanggung para pekerja harus melawan suhu yang sangat dingin yang bisa mencapai 56 derajat celcius.

Manajer Umum Zubaidah Tallab Foundation ini berharap dengan adanya masjid ini mendorong lebih banyak keluarga muslim untuk pindah ke ibukota Nunavut. Selain masjid, mereka juga berencana membangun bank makanan dekat dengan masjid.

Wakil Presiden Asosiasi Islam Nunavut Muhammad Wai mengatakan ini merupakan sebuah mimpi umat Muslim yang jadi kenyataan. Nantinya masjid ini tidak hanya digunakan sebagai shalat berjamaah tetapi juga dapat berfungsi sebagai wadah untuk mendidik keluarga dan anak-anak.

Redaktur: A. Kamdina

Sebarkan Pada Sesama

Copyright © 2011 – 2017 Designed & Developed by Ibrahim Vatih