Lebih dari 40.000 Ton Jagung Impor Segera Tiba di Indonesia
Rabu, 3 Februari 2016 (3:03 pm) / Ekonomi & Bisnis
Presiden Jokowi meninjau panen raya di Dompu, NTB

Pemerintah menunjuk Perum Bulog menjadi satu-satunya importir jagung di tengah kelangkaan jagung di awal tahun. Pada tahap awal, Bulog diberi tugas mengimpor 600.000 ton jagung hingga Maret 2016.

Direktur Utama Bulog, Djarot Kusumayakti mengungkapkan, pihaknya sudah menyelesaikan kesepakatan pembelian dengan trader untuk mendatangkan jagung dari Argentina.

“Tanggal 7 (Februari) mulai masuk. Jumlahnya 40.000 ton, semuanya dari Argentina, tapi belinya dari trader, semua jagung asalnya dari Argentina,” kata Djarot ditemui di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (2/2/2016).

Ia melanjutkan, pihaknya sudah menandatangani pembelian jagung dari Brazil dan Argentina sebesar 260.000 ton dari 600.000 alokasi yang diberikan pemerintah pada Bulog di awal tahun.

“Atas rekomendasi impor itulah kami sudah lakukan penjajakan kontrak sebesar 260.000 ton pengiriman di Februari sampai Maret,” jelas Djarot.

Sebagai informasi, hingga akhir Maret 2016, total jagung yang akan diimpor Bulog berjumlah 600.000 ton, sesuai dengan penugasan yang diberikan pemerintah melalui rapat koordinasi terbatas (rakortas) di Kemenko Perekonomian pada 16 Januari 2016.

Redaktur: Moh. Ismail

Sebarkan Pada Sesama

Copyright © 2011 – 2017 Designed & Developed by Ibrahim Vatih