Dua Bocah SD Ini Buat Alat Bantu Tetes Mata Praktis
Kamis, 3 September 2015 (9:11 pm) / Sekolah & Kampus
Helper mirror karya Hanun Dzatirrajwa dan Izza Aulia Putri Purwanto (Detik)

Bermula dari kesulitan untuk meneteskan obat mata, akhirnya kedua siswa SD ini berhasil membuat alat bantu untuk tetes mata yang praktis serta efisien. Karya mereka ini bahkan masuk dalam finalis National Young Inventors Award (NYIA) ke-8 Tahun 2015 yang diadakan oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).

Kedua bocah tersebut adalah Hanun Dzatirrajwa (siswa kelas 3 SD IT Bina Amal Semarang) dan Izza Aulia Putri Purwanto (kelas 4 SD IT Al Islam Kudus). Kedua putri cantik yang masih punya hubungan saudara tersebut mampu membuat alat dengan memanfaatkan cermin cembung yang memiliki cakupan objek yang luas. Alatnya itu disebutnya ‘Helper Mirror’. Dengan alat tersebut, oran lebih mudah untuk meneteskan obat.

“Kami berinovasi membuat produk helper mirror dengan lampu LED yang memberi solusi bagi penderita sakit mata. Nantinya pengguna helper mirror bisa meneteskan obat mata tepat pada mata yang sakit,” jelas Hanun pada Kamis (3/9/2015) lansir Detik.

Karyanya tersebut terbuat dari cermin cembung mini, tutup botol minuman bekas serta lampu LED. Obat tetes mata diletakkan pada ring handle yang terbuat dari tutup botol minuman bekas, dan kemudian arahkan helper mirror, lalu teteskan. Sehingga obat tetes itu tidak akan tumpah dan langsung masuk ke dalam mata.

“Alat bantu tetes mata ini bisa digunakan dalam kondisi gelap dan terang,” jelasnya.

Kelebihan dari helper mirror itu yaitu bisa digunakan di manapun tanpa perlu cermin besar. Selain itu bentuknya juga mudah untuk dibawa. Dan bisa dipakai dalam kondisi gelap sebab ada lampu LED.

Biaya pembuatan helper mirror juga murah. Hanya butuh Rp 13.500 dengan rincian untuk membeli biaya cermin cembung Rp 10 ribu, lampu LED Rp 2 ribu serta solatip Rp 1,500.

Redaktur: Idris

Sebarkan Pada Sesama

Copyright © 2011 – 2017 Designed & Developed by Ibrahim Vatih