Jejak Cinta Jefri Al Buchori Untuk Bumi Syam

Jumat, 26 April 2013 (5:57 pm) / Nasional

Innalillahi Wa Inna Ilaihi Roji’un, telah berpulang Ustadz Jefri Al Buchori bin Ismail Modal pada hari Jum’at (26/04/2013) dini hari. Beliau adalah salah satu da’i muda di negeri ini. Wafatnya UJE (begitu beliau biasa disapa) sangat mengejutkan berbagai pihak, memang inilah kematian yang menjadi rahasia Allah Ta’ala, tidak seorang pun mengetahui kapan dan di mana ajal menjemputnya.

Ribuan orang turut mengantarkan jenazah UJE hingga ke pemakaman Karet Tengsin di bilangan Jakarta Pusat setelah jenazah dishalatkan ba’da shalat Jumat di Masjid Istiqlal. Jl. KH. Mas Mansyur lumpuh total karena sekitar 500 meter jalan digunakan untuk parkir kendaraan masyarakat yang mengiringi jenazah orang yang dijuluki “Ustadz gaul” ini. Terlihat puluhan Laskar Front Pembela Islam (FPI) mengusung keranda dan juga membuat pagar betis membuka jalan untuk jenazah ditengah ribuan pelayat.

Redaktur bumisyam.com memiliki cerita menarik terkait dengan sepak terjang UJE yang ternyata juga memiliki perhatian terhadap isu Palestina. Sekitar akhir 2010 redaktur bumisyam.com ini berkunjung ke negeri Suriah yang hari ini sedang bergolak, kunjungan tim redaktur bumisyam.com ini dalam rangka menjalankan aksi solidaritas untuk Palestina dan juga kunjungan ke tempat pengungsi Palestina di Suriah.

Dalam kesempatan itu, redaktur bumisyam.com juga sempat berkunjung ke kantor Konsulat Jenderal Indonesia di Suriah dan berjumpa dengan salah satu Konselor Kedutaan Indonesia untuk Suriah yang bernama Rahmat K. Hindiarta. Dalam kunjungan itu redaktur bumisyam.com pun bercerita seputar program-program di Suriah dan juga agenda aksi solidaritas untuk Palestina yang sedang dijalankan.

Kemudian Pak Rahmat bercerita bahwa baru sekitar satu bulan yang lalu ia juga menerima tiga orang tamu dari Indonesia yang berkunjung ke Suriah dalam rangka mengikuti aksi solidaritas untuk Palestina yang bertajuk “Viva Palestina Kelima” di bawah pimpinan George Galloway. Tiga orang tamu itu adalah Almarhumah Ustadzah Yoyoh Yusroh, Ibu Pipik Dian Irawati, dan satu orang mahasiswa Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta.

Menariknya, tempat singgah yang dulu ditempati tim Viva Palestina sama dengan tempat singgah yang ditempati tim redaktur bumisyam.com, tempat itu berada di kawasan Lattakia (utara Suriah) yaitu barak perkemahan di tepi pantai tanpa listrik dan kondisi yang sangat tidak nyaman untuk istirahat terlebih bagi seorang akhwat. Tempat itu seperti bumi perkemahan Cibubur. Hanya ada sedikit pondokan-pondokan untuk dan tempat singgah untuk beristirahat. Pak Rahmat mengatakan ketika itu Almarhumah Ustadzah Yoyoh dan Ibu Pipik istri UJE tinggal ditempat itu, Subhanalloh betapa luar biasanya dua wanita ini.

“Masya Alloh betapa militannya mereka hingga rela tinggal ditempat semacam itu.” Redaktur bumisyam.com juga sampai bergumam.

Pak Rahmat kembali bercerita, namun Ibu Pipik kembali lebih dahulu sebelum melanjutkan perjalanan untuk menembus Gaza-Palestina dikarenakan anaknya sakit. Subhanalloh…, ternyata UJE juga memiliki perhatian terhadap Palestina sampai-sampai Beliau -Allohu Yarham – mengizinkan serta mendukung istrinya untuk mengikuti kegiatan Viva Palestina, sebuah aksi solidaritas untuk Palestina yang paling militan dan diikuti aktifis-aktifis pro Palestina dari seluruh dunia.

Akhirnya, kita mungkin tidak pernah mendengar sepak terjang UJE lagi terkait isu Palestina yang merupakan bagian dari wilayah Syam, namun sepenggal kisah di atas menjadi bukti bahwa ternyata Ustad Jefri Al Buchori juga memiliki perhatian terhadap Palestina. Semoga Alloh Ta’ala mengampuni kesalahan-kesalahan beliau dan menerima amal sholihnya.

Redaktur: Ibnu Umar

Sebarkan Pada Sesama

Copyright © 2011 – 2014 Designed & Developed by Ibrahim Vatih