outtraveler.com

Kota Sydney, Australia, akan menggelar parade kaum gay malam ini atau lebih disebut acara tahunan Mardi Grass. Parade itu diperkirakan akan menarik minat 300 ribu penonton.

Situs asiaone.com melaporkan, seperti dikutip Merdeka, Sabtu (2/3), acara yang mengangkat tema Generasi Cinta itu diyakini merupakan parade kaum gay terbesar di dunia. Parade kaum gay itu sekaligus memperingati hari parade kaum gay pertama di tahun 1978. Ketika itu parade kaum gay berujung pada kekerasan dan penangkapan.

  • Plus 4.000 artikel Islami, 6.000 kitab, serta nasyid walimah & jihad.
    digitalhuda.com/?f1
  • Jual Jaket Motor Respiro Anti Angin dan Anti Air Cocok dipakai Harian maupun Touring
    www.JaketRespiro.com
  • Peluang Usaha Sambil Ibadah, Perwakilan Biro Umrah-Haji Plus dan Raih Reward Ratusan Juta Rupiah.
    www.rumahhajidanumrah.com
  • Sedia Baju Hamil, Baju Menyusui, Celana Hamil, Bra Menyusui, Nursing Pillow, Nursing Apron, dll.
    www.hamil-menyusui.com
  • Pusat Belanja Buku Islam Online Lengkap Dan Murni.
    tokopedia.com/tokobukumuslim
  • Film Rasulullah Muhammad SAW, Umar bin Khattab, Nabi Yusuf, Konspirasi Dajjal Akhir Zaman.
    rubystore.wordpress.com/

“Generasi Cinta ini adalah bentuk ekspresi cinta kepada semua kalangan masyarakat. Kami mengharapkan masa depan yang lebih baik bagi kaum gay,” kata ketua panitia acara Michael Rolik.

Sekitar sepuluh ribu peserta parade akan meramaikan jalan Oxford, tempat kaum gay dan lesbian biasa berkumpul di malam hari. Mereka juga akan menampilkan berbagai macam atraksi dan hiburan.

Acara itu juga akan dihadiri seorang tentara gay asa Amerika Serikat Bradley Manning. Anggota tentara Australia akan diizinkan mengikuti parade itu untuk pertama kalinya. Ketua Partai Hijau, partai beraliran kiri di Australia, Christine Milne juga akan datang bersama putranya yang gay.

“Sangat penting dukungan dari partai politik. Saya akan hadir dan bangga berjalan bersama anak saya,” kata dia.

Partai Hijau selama ini merupakan sekutu Perdana Menteri Julia Gillard. Pemerintahan Australia kini sedang dalam tekanan untuk mengizinkan pernikahan sejenis.


Redaktur: Shabra Syatila

Sebarkan pada dunia: KLIK DI SINI