Presiden Mursi Deklarasikan Kondisi Darurat Mesir Selama 30 Hari

Senin, 28 Januari 2013 (12:49 pm) / Bumi Islam

Presiden Mesir, Muhammad Mursi mendeklarasikan kondisi darurat di tiga provinsi di wilayahnya. Mursi mengambil keputusan ini setelah kerusuhan yang melanda Mesir dan menelan 31 korban jiwa.

Langkah darurat ini akan diterapkan di provinsi Port Said, Suez, dan Ismailia, dan akan berlaku selama 30 hari ke depan. Pemberlakuan kondisi darurat ini terhitung sejak Ahad (27/1) malam, seperti dilansir AFP, Senin (28/1).

Kerusuhan ini dipicu oleh vonis mati terhadap 21 orang yang terlibat kerusuhan pertandingan sepak bola pada Februari tahun lalu. Kerusuhan telah terjadi sejak Sabtu (26/1), dan hingga kini telah menewaskan 31 jiwa, termasuk 2 polisi antihuru-hara.

Massa yang terjun dalam kerusuhan tersebut berusaha menyerang 3 kantor polisi di ketiga provinsi tersebut. Mereka berupaya membakar sejumlah fasilitas milik militer Mesir dan menjarah barang-barang di dalamnya.

Selain 31 korban jiwa, lebih dari 460 orang dilaporkan mengalami luka-luka dalam kerusuhan ini. Akibat kerusuhan ini, Amerika Serikat (AS) dan Inggris memutuskan menutup kantor kedutaan mereka di Kairo.

Presiden Mursi menyatakan dirinya akan bertindak tegas jika kerusuhan tak kunjung usai. “Jika memang harus, saya harus melakukan tindakan yang lebih tegas demi rakyat Mesir. Ini tugas saya dan saya tidak akan ragu-ragu.” tegasnya memperingatkan para perusuh.

Redaktur: R.S. Permana

Copyright © 2011 – 2014