Jifara ©zaman

Beberapa situs jejaring sosial dan kantor berita negara arab dan dunia diramaikan oleh foto seorang wanita berjilbab yang mengenakan seragam militer milik pejuang tentara pembebasan Suriah sambil memegang sebuah senjata sniper. Wanita itu terlihat di jalan-jalan kota Aleppo di Utara Suriah. Dia dipanggil Jifara (Guevara).

Namanya diambil dari nama belakang tokoh revolusi Argentina dan pemimpin gerilya Kuba. Sampai saat ini, belum diketahui apakah itu nama asli atau sekadar nama samaran. Yang jelas, Jifara, wanita Suriah berdarah Palestina itu merupakan sniper wanita pertama di barisan tentara pembebasan Suriah yang berjuang melawan kekejaman rezim Assad.

  • Plus 4.000 artikel Islami, 6.000 kitab, serta nasyid walimah & jihad.
    digitalhuda.com/?f1
  • Jual Jaket Motor Respiro Anti Angin dan Anti Air Cocok dipakai Harian maupun Touring
    www.JaketRespiro.com
  • Peluang Usaha Sambil Ibadah, Perwakilan Biro Umrah-Haji Plus dan Raih Reward Ratusan Juta Rupiah.
    www.rumahhajidanumrah.com
  • Sedia Baju Hamil, Baju Menyusui, Celana Hamil, Bra Menyusui, Nursing Pillow, Nursing Apron, dll.
    www.hamil-menyusui.com
  • Pusat Belanja Buku Islam Online Lengkap Dan Murni.
    tokopedia.com/tokobukumuslim
  • Film Rasulullah Muhammad SAW, Umar bin Khattab, Nabi Yusuf, Konspirasi Dajjal Akhir Zaman.
    rubystore.wordpress.com/

Jifara memutuskan untuk bergabung dengan tentara pembebasan Suriah melalui brigade Kafa setelah rumahnya dihancurkan oleh tentara pro-Assad di wilayah Salahuddin, Aleppo. Dia adalah istri komandan brigade Al Wa’d yang merupakan salah satu batalyon tentara pembebasan Suriah di Aleppo dan adik Abu Hamzah, seorang pejuang Suriah yang aktif memberitakan keadaan Aleppo melalui situs jejaring sosial.

Sebelum meletus revolusi Suriah, Jifara bekerja sebagai kepala SMA negeri di Aleppo, sedangkan suaminya adalah seorang insinyur yang bekerja sebagai pegawai negeri di kantor polisi di kota yang sama.

Guevara sedang membidik sasaran

Jifara sedang membidik sasaran


Redaktur: Ibnu Umar
Sumber: alarabiya, hespress

Sebarkan pada dunia: KLIK DI SINI