Masjid Dar Al Hijrah @ muslimbizlink.com

Masjid di Amerika Serikat mengalami serangkaian serangan menyusul gelombang protes anti-Amerika yang melanda dunia Islam atas film yangmenghina Nabi Muhammad Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam. “Tidak ada yang seperti ini pernah terjadi kepada kami sebelumnya, bahkan setelah 9/11,” kata Ehsan Ahmed, direktur Islamic Center Masjid Harrisonburg di Virginia dan seorang profesor ekonomi di James Madison University, The Washington Post melaporkan pada Minggu 16 September, sebagaimana dilansir onislam.net. 

  • Plus 4.000 artikel Islami, 6.000 kitab, serta nasyid walimah & jihad.
    digitalhuda.com/?f1
  • Jual Jaket Motor Respiro Anti Angin dan Anti Air Cocok dipakai Harian maupun Touring
    www.JaketRespiro.com
  • Peluang Usaha Sambil Ibadah, Perwakilan Biro Umrah-Haji Plus dan Raih Reward Ratusan Juta Rupiah.
    www.rumahhajidanumrah.com
  • Sedia Baju Hamil, Baju Menyusui, Celana Hamil, Bra Menyusui, Nursing Pillow, Nursing Apron, dll.
    www.hamil-menyusui.com
  • Pusat Belanja Buku Islam Online Lengkap Dan Murni.
    tokopedia.com/tokobukumuslim
  • Film Rasulullah Muhammad SAW, Umar bin Khattab, Nabi Yusuf, Konspirasi Dajjal Akhir Zaman.
    rubystore.wordpress.com/

Grafiti penghinaan terpampang di dinding Islamic center tersebut pada hari Jumat.  “Ini adalah Amerika,” peringatan ditulis di dinding oleh penyerang, diikuti oleh cercaan lain.

“Kami selalu disambut di sini, dan kami berpartisipasi dalam kegiatan masyarakat banyak,” keluh Ahmed. “Kita tidak bisa mengatakan apa motif mereka, tapi waktunya sangat kebetulan.”

Masjid  Dar al-Hijrah di Falls Church juga diserang pada hari Sabtu, dengan jendela dari sekitar 30 mobil yang diparkir di sekitar masjid hancur. Seorang juru bicara kepolisian Fairfax County menggambarkan insiden tersebut sebagai “tindakan acak vandalisme” yang tersebar di area yang luas dan bahwa  masjid sama sekali tidak menjadi target.

Pemimpin Muslim, bagaimanapun, menghubungkan penyerangan ini dengan protes anti-Amerika yang melanda dunia Muslim atas film buatan AS menghina Nabi Muhammad Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam. Muslim, bagaimanapun, mendapat dukungan simpatik dari masyarakat sekitar atas serangan terhadap tempat-tempat ibadah mereka.

“Kejadian ini telah memberikan orang kesempatan untuk menjangkau dan mengenal tetangga mereka, untuk membangun sesuatu yang positif dari itu,” kata Kai Degner, anggota dewan kota dan agen real estate. Degner telah membuat sebuah situs web yang disebut dengan “Kita semua Harrisonburg,” mengundang warga untuk menghadiri pertemuan solidaritas di hari Minggu di masjid dan lebih dari 500 orang mendaftar.

“Kota kami tumbuh dan berubah dan menjadi lebih beragam, dengan 57 bahasa di sekolah-sekolah kami. Perubahan dapat memerlukan penyesuaian, tapi kami tidak punya cerita-cerita horor di sini.


Redaktur: Farid Zakaria
Sumber: onislam

Sebarkan pada dunia: KLIK DI SINI