foto: Antaranews

Komnas Perlindungan Anak (Komnas PA) menyesalkan sambutan yang berlebihan atas pembebasan Ariel dari penjara. Ariel alias Nazril Ilham adalah terpidana penyebaran video porno yang baru mendapat pembebasan bersyarat dari rumah tahanan Kebon Waru, Bandung.

Belakangan, santer diberitakan bebasnya Ariel dari penjara, berikut dengan berita-berita para penggemarnya yang menyambut Ariel dengan berlebihan. Mulai dari yang menginap di halaman rutan tempat Ariel ditahan, hingga buka puasa bersama Sahabat ‘Peterpan’.

  • Plus 4.000 artikel Islami, 6.000 kitab, serta nasyid walimah & jihad.
    digitalhuda.com/?f1
  • Jual Jaket Motor Respiro Anti Angin dan Anti Air Cocok dipakai Harian maupun Touring
    www.JaketRespiro.com
  • Peluang Usaha Sambil Ibadah, Perwakilan Biro Umrah-Haji Plus dan Raih Reward Ratusan Juta Rupiah.
    www.rumahhajidanumrah.com
  • Sedia Baju Hamil, Baju Menyusui, Celana Hamil, Bra Menyusui, Nursing Pillow, Nursing Apron, dll.
    www.hamil-menyusui.com
  • Pusat Belanja Buku Islam Online Lengkap Dan Murni.
    tokopedia.com/tokobukumuslim
  • Film Rasulullah Muhammad SAW, Umar bin Khattab, Nabi Yusuf, Konspirasi Dajjal Akhir Zaman.
    rubystore.wordpress.com/

“Dia ini kan orang yang punya penyimpangan seks. Berlebihan menyambut Ariel seperti itu seolah-olah dia seperti pahlawan. Ini jangan dieksploitasi anak-anak remaja kita padahal hanya untuk meningkatkan popularitas. Karena selama ini sudah tidak lagi berkarya, itu yang saya mau garis bawahi,” ujar Ketua Umum Komnas PA Arist Merdeka Sirait di kantornya, Senin (23/7/2012).

Menurut Arist, dengan berlebihannya proses pembebasan dan penjemputan Ariel, dikhawatirkan  anak-anak remaja itu akan mempunyai pemahaman yang salah tentang seks.

“Jelas kok dia dihukum karena seks bebas, melakukan seks bukan terhadap Muhrimnya atau istrinya. Tidak patut dicontoh dan tidak perlu di besar-besarkan,” kata Arist.

Arist mengkhawatirkan ekspos yang berlebihan akan lebih menarik perhatian remaja. Jangan sampai remaja silap atas kesalahan yang dilakukan oleh Ariel.

“Itu akan jadi ancaman bagi anak-anak, akan muncul seolah-olah ariel melakukan ini nggak salah dan itu akan dicontoh oleh anak-anak remaja kita. Komnas sayangkan itu, itu akan salah pemahaman tentang seks bagi anak-anak remaja,” pungkasnya.


Redaktur: Farid Zakaria

Sebarkan pada dunia: KLIK DI SINI